Jembrana, Suarabali.net – Seluruh anggota Kwarda Pramuka Bali wajib terdaftar dalam aplikasi siapsap.id sebagai program digitalisasi database anggota Pramuka. Database tersebut akan acuan pelaporan potensi pramuka kepada Kwartir Nasional dan Pemerintah. Termasuk menjadi persyaratan utama mengikuti kegiatan kepramukaan skala Ranting, Cabang dan Nasional.
Hal tersebut disampaikan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali I Mede Rentin saat melantik Bupati Jembrana I Nengah Tamba sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Jembrana Masa Bhakti 2021-2026, Sabtu (17/12) di Gedung Auditorium Kabupaten Jembrana.
Menurutnya Kwarda Pramuka Bali telah melaksanakan program digitalisasi database anggota Pramuka Bali melalui aplikasi siapsapa.id, yang mendapat apresiasi dan dukungan dari Kwartir Nasional sebagai acuan pelaksanaan kegiatan kepramukaan.
"Seluruh anggota Kwarda Bali wajib terdaftar dalam aplikasi siapsap.id sebagai acuan pelaporan potensi pramuka kepada Kwartir Nasional dan Pemerintah yang akan menjadi persyaratan utama mengikuti kegiatan kepramukaan skala Ranting, Cabang dan Nasional," ungkap Made Rentin.
Kwarda Pramuka Bali juga meminta Kwarcab Jembrana dengan anggota sebanyak 8.150 orang, yang terdiri atas 2.015 orang Pramuka Siaga, 2.996 orang Pramuka Penggalang, 432 orang Pramuka Penegak, 569 orang Pramuka Pandega dan 2.938 orang Pramuka Dewasa agar segera terdaftar dalam database untuk mendukung proses digitalisasi database anggota Pramuka di Jembrana.
"Saya minta kepada Kwarcab Jembrana berserta jajaran untuk mengawal proses digitalisasi database anggota Pramuka sehingga dapat tuntas di Kabupaten Jembrana," pungkasnya.
Sementara itu Bupati Tamba saat memberikan sambutan pada acara tersebut mengungkapkan syukur dapat terlaksana kegiatan pelantikan dengan baik. Pihaknya mengatakan memiliki gagasan untuk mebangun kawasan perkemahan di Jembrana seperti Bumi Perkemahan Cibubur.
"Saya telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dan memohon ke Pemprov Bali untuk pemanfaatan lahan hutan produksi seluas 50 hektar di depan Kawasan Mantu Cager sebagai pusat persinggahan dan kawasan perkemahan untuk Pramuka seperti yang ada di Cibubur, kita juga bisa memiliki Bumi Perkemahan di Jembrana" kata Bupati Tamba.
Bupati Tamba mengaku bangga dengan semangat anggota organisasi kepramukaan dalam mendidik generasi muda.
"Semangat kepramukaan sangat luar biasa dalam mendidik kader-kader generasi bangsa yang tangguh, Saya bangga melihat semangat para pengurus dan anggota yang mencerminkan generasi yang berbeda, cinta tanah air dan berbakti pada negeri," ujarnya.
Orang nomer satu di Bumi Mekepung ini berharap kepada para anggota Pramuka Kwarcab Jembrana dapat berkontribusi mewujudkan Jembrna Emas 2026 demi masyarakat Jembrana Bahagia.
"Adik-adik sekalian anggota pramuka dengan semangat kalian sambutlah tahun 2026 sebagai tahun emas Kabupaten Jembrana, bantu pemerintah mewujudkan Jembrana Emas 2026, kontribusi adik-adik akan menjadi contoh bagi generasi muda Jembrana, meningkatkan Produktifitas dan melaksanakan hal-hal yang positif, untuk mewujudkan masyarakat Jembrana Bahagia,"harapnya (Dika/Humas)